MEDIA “AA BISA BERKA” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PADA PESERTA DIDIK KELAS II MIN 7 TANGERANG
Oleh : Agus Wahyudi, S.Pd.I.,M.Pd.
PENDAHULUAN
Berhitung merupakan dasar bagi peserta didik untuk mengusai Matematika. Berhitung yang dimaksud adalah kemampuan dalam penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Hampir di setiap lembaga pendidikan khususnya Madrasah Ibtidaiyah mengalami hal sama terkait dengan kemampuan berhitung, hal ini bisa kita jumpai pada peserta didik di kelas tinggi yang belum lancar dalam operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Kemampuan berhitung yang rendah ini disebabkan oleh konsep berhitung yang kurang tepat atau kurang menyenangkan di kelas awalnya.
Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas II MI Negeri 7 Tangerang didapatkan bahwa peserta didik kelas II pada tahun Pelajaran 2024/2025 berjumlah 34 anak, terdapat 21 anak atau sekitar 65% yang belum menguasai berhitung dasar penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, sedangkan yang sudah menguasai sebanyak 13 anak atau sekitar 35%. Hal ini disebabkan oleh faktor media pembelajaran matematika yang kurang tepat, dan guru yang kurang menguasai teknik dasar berhitung.
Kemampuan dasar berhitung penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian harus ditingkatkan terutama di kelas awal dalam hal ini kelas II. Berhitung adalah kompetensi dasar yang harus dikuasi peserta didik untuk mempelajari matematika, tanpa kemampuan dasar tersebut peserta didik akan mengalami kesulitan dalam belajar Matematika di tingkat yang lebih tinggi. Mengingatkan pentingya kemampuan dasar berhitung dan dampak yang ditimbulkan, maka penulis membuat media “AA BISA BERKA” sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan dalam materi konsep dasar berhitung khususnya II di MI Negeri 7 Tangerang, yang tentunya penggunaan media ini harus didukung oleh kemampuam guru dalam penguasaan materi dan menggunakan media Modul AA BISA BERKA.
Rumusan Masalah
- Bagaimana penerapan media AA BISA BERKA dalam meningkatkan kemampuan Berhitung pada peserta didik kelas II di MI Negeri 7 Tangerang?
- Bagaimanakah hasil kemampuan berhitung peserta didik kelas II di MI Negeri 7 Tangerang?
Tujuan
- Mendeskripsikan penerapan media AA BISA BERKA dalam meningkatkan kemampuan berhitung pada peserta didik kelas II di MI Negeri 7 Tangerang
- Medeskripsikan hasil kemampuan berhitung peserta didik kelas II di MI Negeri 7 Tangerang
Manfaat
- Peserta didik
Peserta didik dapat memanfaatkan media AA BISA BERKA dalam meningkatkan kemampuan berhitung untuk menigkatkan dalam kemapuan berhitung matematika.
- Guru
Guru dapat memanfaatkan media AA BISA BERKA dalam kegiatan perencanaan, proses, maupun evaluasi pembelajraan
- Madrasah
Madrasah dapat menfaatkan dan mengembangkan media AA BISA BERKA untuk meningkatkan kemampuan berhitung matematika.
KAJIAN PUSTAKA
Pentingnya Media Pembelajaran
Rossi dan Breidle (1996) mengatakan, media pembelajaran adalah seluruh alat dan bahan yang dapat dipakai untuk tujuan pendidikan, seperti radio, televisi, buku, koran, majalah, dan sebagainya.
Pentingnya mengembangkan media pembelajaran, sangat berpengaruh terhadap keberhasilan guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Dengan media pembelajaran yang konstruktif memungkinkan peserta didik bisa belajar di mana dan kapan saja.
Mengajar dapat dipandang sebagai usaha yang dilakukan guru agar peserta didik belajar. Sedangkan, yang dimaksud dengan belajar itu sendiri adalah proses perubahan tingkah laku melalui pengalaman. Pengalaman itu dapat berupa pengalaman langsung dan pengalaman tidak langsung. Pengalaman langsung adalah pengalaman yang diperoleh melalui aktivitas sendiri pada situasi yang sebenarnya. Pengalaman langsung semacam itu tentu saja merupakan proses belajar yang sangat bermanfaat, sebab dengan mengalami secara langsung kemungkinan kesalahan persepsi akan dapat dihindari.
Dalam buku Sanjaya, W. 2015. Perencanaan & Desain Sistem Pembelajaran menjelaskan pendapat dari Edgar Dale (2005 : 203) yang mengatakan bahwa pengetahuan itu dapat diperoleh melalui pengalaman langsung dan pengalaman tidak langsung. Semakin langsung objek yang dipelajari, maka semakin konkret pengetahuan yang diperoleh; semakin tidak langsung pengetahuan yang diperoleh, semakin abstrak pengetahuan peserta didik.
Media AA BISA BERKA
Media AA BISA BERKA merupakan akronim dari modul yang penulis susun. Makna singkatan AA BISA BERKA adalah Alhamdulillah Aku Bisa Berhitung Matematika. Di awal pembelajaran setiap pokok bahasan terdapat kompetensi dasar, Indikator serta tujuan yang ingin dicapai. Untuk memudahkan guru, orang tua, peserta didik dalam penggunaan modul ini, penyusun melengkapi modul ini dengan strategi penggunaannya. Strategi Penggunaan Modul dapat dijabarkan pada alur bagan di bawah ini:
Gambar 1.1
Alur Strategi Penggunaan Modul AA BISA BERKA
Untuk memotivasi belajar peserta didik, disetiap awal pembalajaran disajikan kata-kata yang bisa membangun motivasi peserta didik untuk semangat dalam belajar.
Pokok bahasan dalam modul ini terdiri dari : 1) pembelajaran 1 membahas tentang penjumlahan bilangan yang menerangkan tentang: bilangan (nama dan simbol bilangan, nilai tempat bilangan, teman bilangan sepuluh), penjumlahan (penjumlahan 1 sampai 9, penjumlahan 10, penjumlahan 11 sampai 20, penjumlahan puluhan dengan puluhan, penjumlahan ratusan dengan ratusan, penjumlahan banyak bilangan dan jumlah ayat dalam Al-Qur’an); 2) pembelajaran 2 membahas tentang pengurangan bilangan yang menerangkan tentang pengurangan angka satuan, pengurangan tanpa teknik meminjam, pengurangan dengan teknik meminjam, dan disajikan pula tokoh muslim dalam bidang matematika; 3) pembelajaran 3 membahas tentang perkalian bilangan yang menerangkan tentang konsep dasar perkalian, cara menghafal perkalian, perkalian menggunakan bilangan pasangan 10, perkalain 1 angka dengan 2 angka, perkalian 2 angka dengan 2 angka; 4) Pembelajaran 4 membahas tentang pembagian bilangan yang menerangkan tentang konsep dasar pembagian, pembagian 2, pembagian 3, pembagian bersisa, pembagian cara pengapitan, pembagian pendek dan dijelakan pula ciri-ciri bilangan habis dibagi.
Materi berhitung disajikan dengan konsep dan cara yang menyenangkan, sehingga peserta didik mudah untuk memahami dan mempraktikkan langsung dalam kegiatan pembalajaran atau dalam kehidupan sehari-hari.
PEMBAHASAN
Penelitian dilaksanakan di MI Negeri 7 Tangerang pada semester ganjil tahun Pelajaran 2024/2025 dengan hasil sebagai berikut:
- Guru kelas awal belum menguasai teknik/konsep dasar berhitung
- Hasil pembelajaran dalam materi berhitung masih rendah dari standar batas minimal 70 yang ditentukan, dari 34 peserta didik kelas II, terdapat 21 anak atau sekitar 65% yang belum menguasai berhitung dasar penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, sedangkan yang sudah menguasai sebanyak 13 anak atau sekitar 35%.
Untuk mengatasi hal tersebut penulis menyusun sebuah media pembalajaran dalam bentuk modul AA BISA BERKA (Modul Alhamdulilla Aku Bisa Berhitung Matematika). Sebelum penggunaan modul hal pertama yang dilakukan adalah memberikan pelatihan kepada guru-guru kelas awal ( kelas 1, 2 dan 3) melalui kegiatan KKG yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali pada hari Jumat.
Dalam kegiatan KKG banyak guru dari kelas awal yang mampu bahkan senang dengan cara atau metode yang disampaikan dalam modul AA BISA BERKA terkait dengan penjumlaham, pengurangan, perkalian dan pembagian. Hal ini bisa dibuktikan dengan antusias guru-guru dalam mengikuti setiap sesi materi tentang penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Dari guru-guru kelas awal yang sudah menerima pelatihan tentang berhitung dasar di KKG, mereka langsung bisa mengimplementasikan di kelas masing-masing.
Dalam penilitian ini penulis mengambil sampling kelas II dengan jumlah 34 peserta didik. Dari penerapan media modul AA BISA BERKA, terdapat peningkatan peserta didik dalam hal berhitung dengan diperoleh data kemampuan berhitung kelas II meningkat, dari 34 peserta didik terdapat 26 peserta didik atau 76 % yang menguasai berhitung dasar penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Sedangkan yang belum menguasai sebanyak 8 peserta didik atau 24 %..
Untuk lebih jelasnya peningkatan hasil penerapan modul AA BISA BERKA disajikan dalam tabel berikut:
Tabel 1.1
Rekap Ketuntasan Hasil Belajar Peserta didik
| Tahapan | Peserta didik yang tuntas | Persentase |
| Sebelum Menggunakan Media AA BISA BERKA | 12 | 35 % |
| Setelah Menggunakan Media AA BISA BERKA | 26 | 76 % |
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis data dan laporan yang dilakukan, penggunaan media AA BISA BERKA dapat meningkatkan kemampuan berhitung pada peserta didik kelas II di MI Negeri 7 Tangerang. Hal ini terbukti dari data tentang peningkatan Hasil Kemempuan Berhitung peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan modul Alhamdulillah Aku Bisa Berhitung Matematika.
SARAN
Dalam meningkatkan kemampuan berhitung lebih mendalam, guru dan peserta didik hendaknya lebih banyak berlatih soal-soal yang berhubungan dengan penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.
DAFTAR PUSTAKA
Sanjaya, W. 2015. Perencanaan & Desain Sistem Pembelajaran. Cetakan ke-7. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Sugiyono. 2014. Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wahyudi, Agus. 2022. Modul Alhamdulillah Aku Bisa Berhitung Matematika. Tangerang : Media Edukasi.
