IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ABAD 21 DI MIN 7 TANGERANG
Oleh
Agus Wahyudi, S.Pd.I.,M.Pd.
Lima pilar pendidikan wajib diterapkan dalam menyongsong tuntutan abad 21
yang akan dihadapi oleh anak didik kita. Lima pilar pendidikan itu adalah Belajar untuk
Mencari Tahu (Learning to Know), Belajar untuk Mengerjakan (Learning to Do),
Belajar untuk menjadi Pribadi (Learning to Be), Belajar untuk Hidup berdampingan
dalam kedamaian (Learning to Live Together in Peace) dan Belajar untuk memperkuat
keimanan, ketaqwaan dan akhlak mulia.
Sejalan dengan itu fungsi, dan tujuan Pendidikan Nasional menurut Undangundanga Nomor 20 Tahun 2003, pada dasarnya merupakan pendidikan berkarakter
yang unik sesuai dengan budaya Indonesia, dan sangat sejalan dengan tuntutan
kecakapan Abad 21 yang merupakan abad yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan
teknologi, sehingga menuntut sumber daya manusia sebuah negara untuk menguasai
berbagai bentuk keterampilan, termasuk keterampilan berpikir kritis dan pemecahan
masalah dari berbagai permasalahan yang semakin meningkat. Dengan kata lain,
berbagai keterampilan dalam bingkai ilmu pengetahuan dan teknologi yang perlu
dikuasai oleh sumber daya manusia (SDM), menjadi kata kunci bagi sebuah
bangsa untuk turut serta dalam percaturan dunia.
Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah pada saat ini adalah dengan
menggulirkan Kurikulum 2013 yang merupakan kurikulum nasional dengan terus
menerus diperbaharui agar selaras dengan tuntutan pendidikan global dan tidak
menyimpang dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Tuntutan global pada
pembelajaran Abad 21 peserta didik harus mempunyai:
1. Kemampuan literasi yaitu kemampuan untuk mengakses, memahami, dan
menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain
membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/ atau berbicara.
2. Kecakapan pengetahuan, keterampilan dan sikap yaitu, kecakapan yang bukan
hanya membuat seorang peserta didik berpengetahuan, melainkan juga menganut
sikap kelilmuan dan terhadap ilmu pengetahuan, yaitu kritis, logis, inventif dan
inovatif, serta konsisten, namun disertai pula dengan kemampuan beradaptasi. Di
samping memberikan ilmu pengetahuan, pendidikan ini harus disertai dengan
menanamkan nilai-nilai luhur dan menumbuh kembangkan sikap terpuji untuk hidup
dalam masyarakat yang sejahtera dan bahagia di lingkup nasional maupun
dilingkup antar bangsa dengan saling menghormati dan saling dihormati;
3. Penguasaan terhadap teknologi yaitu kemampuan untuk menguasai TIK.
Untuk menghadapi itu semua peserta didik perlu menguasai kecakapan-kecakapan
hidup abad 21 yaitu:
a. Kualitas karakter adalah kecakapan dasar yang wajib dimiliki oleh peserta didik
sebelum mereka dituntut untuk menguasai kecakapan-kecakapan yang lainnya.
Kualitas karakter itu antara lain:
1) Iman dan taqwa adalah pondasi karakter yang mendasar yang melatar
belakangi peserta didik menjadi baik dan tidaknya
2) Cinta Tanah Air yaitu rasa kebanggaan, rasa memiliki, rasa menghargai,
rasa menghormati dan loyalitas pada negara tempat ia tinggal yang tercermin
dari perilaku membela tanah airnya, menjaga dan melindungi tanah airnya,
rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negaranya, mencintai adat
atau budaya yang ada dinegaranya dengan melestarikannya dan melestarikan
alam dan lingkungan. (self patriotism)
3) Rasa Ingin Tahu yaitu mampu meningkatkan kualitas dirinya melalui
berbagai aktivitas dan pekerjaan yang dilakukan sehari-hari dengan penuh
rasa ingin tahu untuk meningkatkan kualitas dirinya (personal productivity
and curiosities).
4) Inisiatif yaitu memiliki sejumlah keahlian dasar yang diperlukan untuk
menjalankan fungsi sebagai mahluk individu dan mahluk sosial yang dapat
menginisiasi orang lain untuk berbuat kebaikan (initiative skills).
5) Gigih yaitu memiliki sikap bertanggung jawab terhadap seluruh perbuatan
yang dilakukan sebagai seorang individu mandiri (personal responsibility),
serta menghargai dan menjunjung tinggi pelaksanaan etika dalam
menjalankan kehidupan sosial bersama (ethics).
6) Kemampuan beradaptasi yaitu kemampuan dalam beradaptasi dan
beradopsi dengan berbagai perubahan yang terjadi sejalan dengan dinamika
kehidupan (adaptability).
7) Kepemimpinan yaitu memiliki sikap dan kemampuan untuk menjadi pemimpin
dan menjadi yang terdepan dalam berinisiatif demi menghasilkan berbagai
terobosan- terobosan (leadership).
8) Memiliki rasa bertanggung jawab terhadap lingkungan kehidupan maupun
komunitas yang ada di sekitarnya, serta mencintai adat atau budaya yang ada
dinegaranya dengan melestarikannya dan melestarikan alam dan lingkungan
(sosial and cultural responsibility).
9) Memiliki alasan dan dasar yang jelas dalam setiap langkah dan tindakan yang
dilakukan (accountability).
b. Kompetensi Kecakapan abad 21
a. Kecakapan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah (Critical Thinking and
Problem Solving Skill)
b. Kecakapan Berkomunikasi (Communication Skills)
c. Kreativitas dan Inovasi (Creativity and Innovation)
d. Kolaborasi (Collaboration)
Dalam kurikulum 2013 dikenal dengan pendekatan saintifik dimana pendekatan
tersebut sejalan dengan kecakapan-kecakapan abad 21. Pendekatan saintifik
merupakan suatu proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar
peserta didik secara aktif mengkonstruk konsep, hukum atau prinsip melalui
tahapan mengamati, menanya mengumpulkan informasi, manalar dan
mengkomunikasikan. Kegiatan pembelajaran tersebut dapat meningkatkan
kemampuan literasi, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dapat membentuk
keterampilan siswa dalam menyelesaiakan masalah secara sistematik, terciptanya
kondisi pembelajaran dimana siswa merasa belajar itu merupakan kebutuhan,
diperoleh hasil yang tinggi, melatih siswa dalam mengkomunikasikan ide-ide,dan
untuk mengembangkan karakter siswa.
Dengan diberlakukannya kurikulum 2013 di MIN 7 Tangerang dari kelas 1 sampai
dengan kelas 6, adalah awal dari MIN 7 Tangerang dalam mengimplementasikan
pembelajaran abad 21. Hal ini bisa dilihat dari kegiatan pembelajaran yang
dilaksanakan oleh guru MIN 7 Tangerang yang tergambar dalam RPP yang telah
direncanakan dan dibuat. Contohnya dalam pembelajaran sebagian guru telah
menerapkan kegiatan 4C melalui metode, diskusi, pengamatan, kerja kelompok, dan
problem solving dan sebagian guru telah menggunakan IT sebagai media dan sumber
belajar. Dalam pembinaan karakter dilaksanakan kegiatan muhadhoroh (kegiatan
shalat dhuha bersama-sama, membaca tahlil dan dzikir, asmaul husna, tahsin
juz’amma, penampilan kreasi seni), sholat dzuhur berjama’ah, melaksanakan 4 S
(Salam, Salim, Sapa dan Senyum ), kegiatan penyambutan kedatangan siswa di pagi
hari oleh guru, kegiatan kepemimpinan melalui pramuka, serta memberikan
Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) melalui penyuluhan PHBS yang dilakukan oleh
dokcil ataupun guru. Selain itu juga di MIN 7 Tangerang diprogramkan Gerakan
Literasi Sekolah yang diberinama Kacamata (Kamis Membaca Bersama Kita) yaitu
program wajib membaca bagi warga madrasah yang dilaksanakan setiap hari Kamis
selama 35 menit. Buku-buku yang disediakan bervariasi mulai dari buku cerita,
pelajaran, ensiklopedi dan lain-lain yang terdapat di perpustakaan sekolah maupun di
setiap pojok baca di kelas masing-masing. Kegiatan baca yang dilakukan untuk kelas
tinggi yaitu merangkum, bercerita dengan sesama teman dari apa yang mereka baca,
untuk kelas rendah dibacakan oleh guru dengan menyisipkan kuis-kuis dari cerita
yang guru bacakan.
Pembelajaran abad 21 di MIN 7 Tangerang memang belum optimal dikarenakan
beberapa faktor antara lain:
1. Kemampuan guru dalam pemanfaatan TIK belum merata ada sebagian guru yang
masih menggunakan cara-cara tradisional dalam pembelajaran hal ini dilakukan
karena belum menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi.
2. Kemampuan guru dalam menyusun RPP belum maksimal, hal ini dikarena
sebagian guru menggunakan RPP orang lain (copy paste), sehingga ketika
pembelajaran terdapat ketidak sesuaian antara RPP dengan apa yang mereka
terapkan, akibatnya proses pembelajaran dalam 4C tidak tercapai.
3. Budaya Literasi dalam program Kacamata (Kamis membaca bersama kita) belum
secara optimal berhasil, karena kesadaran baca dari warga madrasah belum
sepenuhnya menjadi budaya dan belum tertanam bahwa membaca adalah
kebutuhan.
4. Dalam Kamis membaca masih ada siswa yang tidak membaca hal ini terjadi
karena tidak ada pendampingan guru terhadap siswanya
Untuk mengatasi hal tersebut MIN 7 Tangerang mengadakan berbagai
pembinaan terhadap guru-guru dan pegawai melalui kegiatan Pelatihan baik ditempat
kerja maupun mengikut sertakan guru/pegawai dalam kegiatan diklat. Tidak hanya itu
MIN 7 Tangerang juga memprogramkan kegiatan KKG yang dilakukan dua kali dalam
sebulan. Dengan program tersebut diharapkan mampu untuk meminimalisir faktorfaktor penghambat pembelajaran abad 21 dan menjadikan MIN 7 Tangerang sebagai
madrasah yang mampu menghasilkan generasi-generasi bangsa yang diharapkan
sesuai dengan undang-undang 20 tahun 2003 dalam menghadapi tantangan hidup di
abad 21.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bawah hal terpenting dari pendidikan di
abad 21 ini adalah madrasah harus berupaya untuk membentuk manusia yang
beriman, bertakwa dan berakhlak mulia sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan
menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab yang menjadi
bekal mereka dalam mengarungi hidup didunia kerja, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
DAFTAR PUSTAKA
Kemendikbud, 2017. Panduan Implementasi Kecakapan Abad 21 Kurikulum 2013 di
Sekolah Menengah Atas. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas.
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan; Jakarta.
Kemendikbud. 2016. Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan; Jakarta.
Kemendikbud, 2018. Buku Pegangan Pembelajaran Berorientasi pada Keterampilan
Berpikir Tingkat Tinggi. Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran
berbasis Zonas. Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan. Jakarta.
Republik Indonesia, 2003, Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional, Sekretariat Negara : Jakarta.
Tim Pengembang Kurikulum MIN 7 Tangerang. 2018. Dokumen 1 Kurikulum MIN 7
Tangerang. MIN 7 Tangerang : Balaraja

Hi, this is a comment.
To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
Commenter avatars come from Gravatar.